Training of Trainer (ToT) Persistri III Lahirkan Instruktur Berakhlak dan Itqan
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Umum PP Persistri, Dra. Lia Yuliani, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa ToT Persistri adalah program strategis untuk melahirkan instruktur yang kompeten, profesional, dan berintegritas, sesuai dengan nilai-nilai Persistri. Program ini diharapkan menjadi pondasi penting dalam memperkuat kaderisasi dan pengabdian Persistri di berbagai bidang.
Pelatihan yang mengusung tema “Melahirkan Instruktur yang Berakhlak dan Itqan” ini menghadirkan narasumber nasional dan internal Persis, antara lain:
Dra. Lia Yuliani, M.Ag. – Be a Good Instructor
Tatan Ahmad Santana – Teknik Fasilitator
Dr. Ela Hodijah, M.Pd.I. – Bahan Ajar dan Karya Ilmiah
Dr. Gyan Puspa Lestari, Lc., M.Pd. – Penguatan Konsep Dinul Islam dalam Diri Instruktur
Ahmad Faisal, MM. – Tahapan-tahapan Suatu Acara Pelatihan
Dra. Husni Rofiqoh, M.Ag. – Simulasi dan Studi Kasus
Ridwan Rustandi, M.Sos. – Strategi Public Speaking untuk Trainer
Alan Albana, S.Kom.I., M.I.Kom. – Ice Breaking
Dr. Titin Suprihatin, M.Hum. dan Siti Nurjanah – Overview Nidham Jamiyah
Dalam sambutannya, Wakil Ketua Badiklat PP Persis, Drs. Wahyu Asmarandana, menegaskan:
“TOT harus melahirkan kader yang siap mengabdi, bukan hanya berhenti di tataran teori. Melalui TOT Persistri III ini, akan lahir generasi instruktur Persistri yang memiliki komitmen kuat terhadap Jam’iyah, menguasai metodologi pelatihan dan komunikasi efektif, serta menjadi teladan dalam akhlak, ilmu, dan amal.”
Acara ditutup oleh Ketua Bidang Jamiyah PP Persistri, Dr. Titin Suprihatin, M.Hum. Dalam penutupannya, beliau menekankan bahwa sesuai dengan tema ToT Persistri, instruktur Persistri harus berakhlak dan itqan. “Itqan bermakna tanggung jawab dan bekerja secara optimal. Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta dan panitia atas dedikasi serta kerja keras yang luar biasa, dan memohon maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan. Semoga apa yang telah kita lakukan menjadi amal shalih dan membawa manfaat luas bagi Jam’iyah,” pungkasnya.
Dengan berakhirnya ToT Persistri III ini, diharapkan lahir instruktur-instruktur perempuan Persistri yang siap menjadi motor penggerak kaderisasi, pendidikan, dan dakwah di seluruh wilayah Persatuan Islam.




