Kemensos RI dan Persistri sepakat bersinergi entaskan kemiskinan di Indonesia
Jakarta, persistri.or,id - Wakil Menteri Sosial (Wamensos) RI, Agus Jabo Priyono sangat antusias menerima kunjungan silaturahmi dari Pimpinan Pusat Persatuan Islam Istri (Persistri) di ruang kerjanya, Kamis 24 Juli 2025. Dalam silaturahmi ini, Wamensos dan PP Persistri sepakat untuk melakukan kerja sama menyukseskan program-program Presiden Prabowo Soebianto terutama dalam menghapuskan kemiskinan ekstrem dan mengentaskan kemiskinan di Indonesia.
Dalam kunjungan silaturahmi ini, rombongan PP Persistri dipimpin Ketua Bidang Jamiyyah, Dr. Hj. Titin Suprihatin, MHum. Selain itu, turut hadir juga Lela Sa'adah, S.Pd., Komalawati, S.Ag., Nurlia Syarifah, S.Ag , Ijah Khadijah, S.Pd dan Feny Valenti Yusron,S.Pd.
Wamensos Agus Jabo Priyono menyatakan, Presiden Prabowo sangat concern untuk menghapus kemiskinan ekstrem dan pengentasan kemiskinan. Hal tersebut, menjadi program Kemensos yang tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025.
"Kedua hal tersebut yang harus dilakukan dan menjadi prioritas program Kemensos," ujarnya.
Untuk mewujudkan program tersebut, Wamensos mengakui pihaknya tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi dengan seluruh stakeholder di masyarakat termasuk salah satunya Persistri.
"Hari ini, kita sepakat untuk melakukan sinergi dan kolaborasi dengan Persistri. Tentunya saya sangat senang dan bahagia dengan keberadaan Persistri karena Kemensos tidak bisa bekerja sendirian, nantinya kita akan membahas secara mendetail terkait dengan sinergi dan kolaborasi ini," ungkapnya.
Wamensos mengakui tertarik dengan program Pesantren Lansia yang telah digagas oleh PP Persistri. Selain itu, program yang bisa disinergikan adalah pemberdayaan anggota Persistri yang tersebar di seluruh pelosok negri untuk membina masyarakat untuk keluar dari kemiskinan ekstrem dan memutus rantai kemiskinan di Indonesia
"Pesantren Lansia merupakan program yang sangat bagus. Kami tertarik untuk mendukung dan bersinergi dalam program Pesantren Lansia ini," tandasnya.
Sementara itu, Dr.Titin Suprihatin menyampaikan kiprah Persistri dalam hal sosial di antaranya program Ar-ruhama yakni program anak asuh untuk 3.000 anak yatim dan dhu'afa di seluruh Indonesia.
"Banyak program sosial lainnya yang dilaksanakan secara rutin untuk membantu pemberdayaan masyarakat dan juga memutus rantai kemiskinan di masyarakat," terangnya.
Dengan komitmen yang sudah disepakati dengan Kemensos, maka PP Persistri semakin termotivasi untuk memberikan kebermanfaatan kepada masyarakat terutama program prioritas Kemensos sesuai yang ditekankan Presiden Prabowo sesuai dengan Inpers Nomor 4 Tahun 2025.
"PP Persistri tentunya sangat bahagia dan berterimakasih kepada Wamensos yang telah banyak memberikan masukan dan arahan dalam jihad terutama di bidang sosial ini. Kami sangat berharap sinergi dan kolaborasi ini dapat berjalan dengan baik sehingga mampu menghapuskan kemiskinan ekstrem dan mengentaskan kemiskinan di Indonesia," tegasnya(*)




